Tips Menjadi Pemuda Pemudi Kreatif

Sumber gambar : thedailywriteup.com Pentingnya Membangun Pemuda Bermental Kreatif Kehidupan adalah pilihan, namun mati adalah pasti. Pe...

Tips Menjadi Pemuda Pemudi Kreatif
Sumber gambar : thedailywriteup.com

Pentingnya Membangun Pemuda Bermental Kreatif
Kehidupan adalah pilihan, namun mati adalah pasti. Pemimpin masa kini bisa saja berbangga mampu menguasai sebuah negeri. Namun, peran mereka lambat laun tetap akan terganti. Siapa yang akan menggantikannya? Pemuda, mereka adalah orang-orang yang selalu digadang-gadangnya menjadi agent of change. Generasi yang diharapkan mampu berdiri di kaki sendiri dan menciptakan perubahan.

Namun faktanya, harapan tidak seindah realita. Untuk wilayah Provinsi Riau sendiri, hingga Februari 2016 lalu, jumlah pengangguran sudah mencapai 176.948 orang. Berdasarkan data dari Badan Statistik Provinsi Riau, pengangguran didominasi dari lulusan diploma baik D I, D II dan D III sebanyak 13,54 persen. Sementara lulusan universitas dan SMK tidak jauh beda yaitu 8,05 persen dan 8,48 persen.

Angka ini tentu akan terus bertambah, mengingat setiap tahun perguruan tinggi di Provinsi Riau menamatkan mahasiswanya. Di satu sisi, pemuda boleh berbangga karena sudah wisuda. Namun disisi lain, hal ini juga menjadi sebuah problematika. Mengingat banyaknya wisudawan dan wisudawati yang justru tidak langsung bekerja.

Akibatnya, pengangguran menjadi permasalahan besar dalam perekonomian sebuah daerah. Hal tersebut disebabkan karena masalah ini menyebabkan turunya produktivitas dan pendapatan masyarakat. Imbasnya dapat menyebabkan kemiskinan dan permasalahan sosial lainnya.

Lantas, haruskah pemuda berpangku tangan dengan berharap kepada pemerintah untuk menyediakan lapangan pekerjaan? Ternyata tidak. Karena ternyata yang menentukan maju atau mundurnya kehidupan pemuda bukanlah pemerintah atau orang tua. Melainkan diri sendiri. Kemampuan dan keahlian di semua bidang harus dibina agar mampu menyiapkan diri menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Itulah mengapa kreativitas pemuda begitu penting untuk kemajuan sebuah daerah bahkan negara. Kreatifitas menjadi salah satu nilai penunjang sebuah kesuksesan. Bahkan sejak muda, kreatifitas bukan saja cukup ditanamkan, tapi juga harus diasah agar mendapatkan kualitas yang lebih maksimal.

Kreativitas dapat dimaknai secara sederhana misalnya cara menyelesaikan masalah secara tidak biasa, baru atau inovatif.

Thinking outside the box is more than just a business cliché. It means approaching problems in new, innovative ways; conceptualizing problems differently; and understanding your position in relation to any particular situation in a way you’d never thought of before. Ironically, its a cliché that means to think of clichéd situations in ways that aren’t clichéd.


Lalu bagaimana bisa menumbuhkan kreativitas ini? Memang, kreativitas tidak datang begitu saja, namun keberadaannya harus diasah dan dibutuhkan latihan terus menerus. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan pemuda untuk bisa lebih kreatif.

Pertama adalah melakukan sesuatu yang berbeda (think outside the box}. Mengapa demikian? Pasalnya ketika kita melakukan pekerjaan yang sama terus menerus, lama kelamaan hal ini akan membuat jenuh. Hal ini juga akan berdampak terhadap ketrampilan yang hanya itu-itu saja. Orang yang ingin kreatif harus berani mengerjakan hal-hal yang belum pernah atau jarang dilakukannya.

Cara selanjutnya cara agar lebih kreatif adalah berkomunikasi dengan banyak orang. Ada hubungan yang erat antara ketrampilan berkomunikasi dengan kreativitas. Pasalnya dengan berkomunikasi akan memunculkan ide-ide baru yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya.

Banyak membaca juga menjadi cara jitu untuk bisa meningkatkan kreativitas. Sederhana saja, intensitas membaca yang tinggi akan meningkatkan pengetahuanmu terhadap berbagai macam hal. Koran, buku, majalah, portal berita online, dan ebook adalah contoh-contoh bacaan yang bisa bermanfaat. Dengan banyak membaca, maka akan semakin mempermudah diri dalam mengambil tindakan.

Cara lain meningkatkan kreativitas adalah dengan menyediakan waktu untuk sendiri. Kondisi ini akan membuat seseorang mampu berpikir jernih dan lebih berkonsentrasi.

Sikap ingin tahu terhadap apapun juga menjadi kunci untuk membangun ketrampilan dan kreativitas. Dengan banyak mencari tahu, tentu otak kita akan terasah untuk memperlajari hal baru. Sebaliknya, bersikap cuek justru tidak akan membuat kita menemukan hal yang baru.

Kreativitas juga dapat dibangun dengan mempelajari apa yang dilakukan oleh orang lain. Dari situ kamu bisa mendapatkan inspirasi dan ide-ide untuk membuat karyamu sendiri. Watch and learn from the best!

Terakhir, membangun kepercayaan yang positif. Pasalnya kreativitas hanya akan berkembang pesat ketika seseorang berada dalam keadaan yang tidak baik namun ia mampu untuk tetap optimis.

Masih banyak cara lain yang bisa dilakukan pemuda untuk bisa kreatif demi menghadapi masa depannya. Dengan kreativitas ini, mereka diharapkan mampu berpikir lebih cerdas menghadapi masalah yang dihadapi, termasuk permasalahan pengangguran.

Think Smart, Think Different, Think Out of The Box


Akan tetapi, pemerintah harus tetap menyadari, bahwa pada generasi muda tidak dapat dibiarkan berjalan sendiri. Mereka membutuhkan stimulasi, agar menghasilkasn hal-hal unik dengan beragam kreasi. Pasalnya, generasi muda memang memiliki semangat 45, namun di sisi lain terdapat berbagai godaan yang dapat mengendorkan dan membelokkan tujuan tujuan mereka. Hal ini pada akhirnya hanya akan mempengaruhi arah gerak bangsa.

Mereka juga butuh dukungan dan bukan diacuhkan. Patut diketahui jika pemuda merupakan aset negara. Sebagai mana penegasan dalam UU No. 40/2009 Pasal 9 dan 13 Tentang Kepemudaan. Dikatakan bahwa pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat bersinergi dalam pelayanan kepemudaan dalam upaya pemberdayaan. Artinya semua elemen masyarakat harus ikut terlibat, untuk membangun generasi muda kreatif dan berbakat. (AJE)

You Might Also Like

0 komentar