Melek Internet untuk Pelaku UMKM Menuju Smart People

Pentingnya ‘Melek Internet’ untuk Pelaku UMKM Ilmu pengetahuan dan teknologi kini berkembang semakin maju. Tidak butuh waktu lama bagi mas...

Melek Internet untuk Pelaku UMKM Menuju Smart People

Pentingnya ‘Melek Internet’ untuk Pelaku UMKM
Ilmu pengetahuan dan teknologi kini berkembang semakin maju. Tidak butuh waktu lama bagi masyarakat menikmati teknologi terbaru. Salah satu teknologi yang berkembang sangat pesat adalah internet. Kini, masyarakat dari berbagai wilayah bahkan lintas negara saling terkoneksi dan tidak ada lagi yang membatasi.

Sebenarnya ini menjadi peluang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah melebarkan diri. Selama ini, mereka mungkin terkendala masalah promosi. Namun dengan akses internet yang mudah, mereka bisa memasarkan produknya dengan biaya yang cukup murah. Very Smart. Smart People.

Namun sayangnya, tidak semua pelaku usaha melek teknologi. Kebanyakan pelaku UMKM tidak memiliki pengetahuan memadai tentang komputer dan internet. Padahal untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) atau ASEAN Free Trade Area (AFTA), pengetahuan ini mutlak perlu.

Di Kota Pekanbaru, jumlah pelaku UMKM yang tercatat di Dinas Koperasi dan UMKM sekitar Sebanyak 1.769 pelaku usaha. Mereka tersebar di kecamatan diantaranta Senapelan sebanyak 314 pelaku usaha, Tampan, 187, Rumbai Pesisir 170, Payung Sekaki 143, Rumbai 134, Sail 90, Marpoyan Damai 72, Bukit Raya 42, Tenayan Raya 487 pelaku usaha, Lima Puluh dan Pekanbaru Kota masing-masing 48 pelaku usaha.

Dari jumlah ini, tidak semua pelaku usaha yang memanfaatkan teknologi internet untuk mengembangkan bisnisnya. Padahal pada era globalisasi seperti saat ini, UMKM harus bisa menjual produknya lewat internet agar UMKM cepat berkembang. Akhirnya, pelaku UMKM yang berharap pembeli yang datang langsung terlihat lesu dan tidak bergairah. Mereka tidak melakukan usaha promosi, dan hanya memajang dagangan berharap pembeli datang.

Namun hal ini dianggap sebuah kewajaran. Mengingat para pelaku UMKM banyak yang berusia tidak lagi muda. Yang pada zamannya, tidak ada teknologi yang berkembang seperti saat ini.

Hal ini tentu menjadi Pekerjaan Rumah bagi pemerintah daerah, untuk memperkenalkan sistem pemasaran melalui media internet kepada mereka. Pembinaan terhadap pelaku UMKM khususnya tentang pemanfaatan media internet untuk pemasaran harus terus dilakukan.

Tidak hanya sekedar mengeluarkan anggaran, memanggil pemateri, lalu melepaskan mereka begitu saja. Para pelaku UMKM ini harus terus mendapat pengawasan dan secara berkelanjutan dilihat perkembangannya. Pemerintah harus berani berinvestasi untuk menyediakan infrastruktur yang baik pelaku UMKM mau menerima kehadiran teknik pemasaran terbaru ini.

Tahap selanjutnya adalah membimbing mereka agar menjalankan apa yang sudah diajarkan. Memang, butuh proses untuk penyerapan teknologi, terlebih bagi mereka yang buta sama sekali terhadap hal ini. Namun keuntungan yang akan didapatkan daerah adalah hal yang besar, yakni mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Selanjutnya, meningkatkan pengetahuan dan wawasan bisnis, akses pasar domestik dan internasional, serta distribusi produk UKM untuk tujuan domestik maupun internasional. Barulah masyarakat bisa dikatakan mampu menghadapi MEA dan AFTA. Sedangkan pemerintah,boleh bangga karena sukses membina mereka.

Tidak hanya pemerintahnya, pelaku UMKM juga harus mau belajar menerima pengetahuan baru ini. Biasanya pemahaman di tingkat pelaku usaha umumnya menganggap promosi adalah hal kesekian dan tidak terlalu penting. Padahal pemasaran di dunia maya semakin terlihat nyata. Nyata dalam meberikan omset berkali-kali lipat lebih banyak dari biasanya.

Jika saat ini belum tersentuh oleh pemerintah, bukan berarti anda harus berpangku tangan dan menyerah. Para pelaku UMKM bisa melakukan pemasaran digital dengan mulai membuat artikel, product info, service info, foto, dan video.

Setelah bahan tersebut selesai, langkah selanjutnya adalah membeli domain dan membuat website. Jika media berjualan ini sudah dibuat, maka tingga bagaimana meramaikan toko online anda yang ada dalam bentuk website.

Untuk meramaikannya buatlah channel-channel promosi seperti FB Fans Page, Instagram Official, Twitter, Line, youtube channel. Selain channel promosi, buat juga channel-channel komunikasi seperti BBM Account, WA, Zopim Chat, Contact form, valid phone number.

Namun, jika anda tidak bisa melakukan itu, saat ini sudah banyak internet marketing yang menawarkan jasa tersebut. Sehingga anda cukup membuat budget promosi dan dikerjakan oleh konsultan.
Memang, kita boleh saja tidak berubah dengan tetap mempertahankan cara yang digunakan selama ini. Namun jangan salahkan pesaing anda jika mereka lebih maju karena memiliki cara yang berbeda.

Sudah waktunya pelaku UMKM Pekanbaru sadar internet. Karena dimasa mendatang, perkembangan teknologi akan semakin pesat lagi, dan akan menawarkan cara pemasaran yang berbeda dari saat ini. Be Smart People. (RHD)

You Might Also Like

0 komentar